Kategori
Society

2.060 Orang di Indonesia Sembuh dari COVID-19

2.060 Orang di Indonesia Sembuh dari COVID-19

2.060 Orang di Indonesia Sembuh dari COVID-19, – Pemerintah melaporkan penambahan 2.060 pasien sembuh dari virus Corona (COVID-19) hari ini. Jadi total kasus sembuh virus Corona sampai saat ini menjadi 89.618 pasien.

Kasus konfirmasi positif Corona hari ini bertambah 2.307, sehingga total menjadi 135.123. Sedangkan pasien yang meninggal bertambah 53, sehingga total menjadi 6.021 orang.

1. Kabar duka, 6.021 orang di Indonesia meninggal karena COVID-19 hari ini

Satgas COVID-19 juga melaporkan, jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia 6.021 kasus. Angka tersebut muncul karena ada penambahan kasus meninggal sebanyak 53 orang.

Angka tersebut adalah 4,4 persen dari total kasus COVID-19 di Indonesia. Persentase itu turun 0,1 persen dari sebelumnya yaitu 4,5 persen.

2. Telah terbukti, COVID-19 menular melalui airborne

Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Prof Amin Soebandrio mengungkapkan, virus COVID-19 dapat menyebar melalui udara dan hal ini bukan suatu temuan baru. Bahkan, Amin sudah mencurigai hal ini sejak awal kemunculan COVID-19.

“Jika ada droplet kemudian ada aliran udara yang cukup kuat (virus COVID-19), bisa terbawa angin dan terbang karena volumenya jadi lebih kecil, relatif ringan karena kadar airnya berkurang,” ujarnya, Selasa Juli 2020.

Amin menerangkan, virus COVID-19 bisa keluar bersama droplet (cairan) yang dihasilkan ketika bersin atau batuk. Droplet yang menempel pada benda-benda yang tersentuh orang lain bisa menularkan virus-virus tersebut.

Namun, sebagian virus menyebar lewat udara (airborne) saat droplet berubah menjadi partikel yang lebih kecil dan mudah menyebar di udara.

“Sebagian besar memang menular melalui droplet, tapi dalam situasi tertentu bisa. Seperti di rumah sakit saat dilakukan prosedur pemasangan ventilator, pengisapan lendir, atau terapi nebulizer,” jelasnya.

Bahkan menurut Amin, sudah ada bukti dari pengamatan bahwa virus COVID-19 menular melalui airborne. Dia mencontohkan kasus di suatu restoran yang tertutup, misal pengunjung di meja yang bersin maka virus bisa saja satu ruangan kena.

“Ini juga bisa terjadi di ruang kerja, di perkantoran dengan AC split serta tertutup maka droplet bisa terembus udara dan hanya berputar satu ruangan,” imbuhnya.

3. Kasus positif COVID-19 di dunia mencapai 21 juta orang

Hingga 14 Agustus 2020 pukul 15.31 WIB, secara global terdapat 21.088.317 orang terpapar virus corona. Kasus terbanyak masih berada di Amerika Serikat dengan 5.415.666 kasus.

Dari 21 juta kasus itu, 757.650 di antaranya meninggal dunia. Sementara pasien yang sembuh mencapai 13.941.350 orang.