Kategori
Society

Jalani Sidang Perdana Ini Deretan Fakta Kasus Narkoba Dwi Sasono

Jalani Sidang Perdana Ini Deretan Fakta Kasus Narkoba Dwi Sasono

Jalani Sidang Perdana Ini Deretan Fakta Kasus Narkoba Dwi Sasono – Artis Dwi Sasono akan menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sidang dakwaan ini akan berlangsung secara telekonferensi, Dwi Sasono akan mengikutinya di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Cibubur, Jakarta Timur.

Dwi Sasono ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. Suami dari penyanyi Widi Mulia itu terbukti mengonsumsi dan memiliki narkotika jenis ganja yang disimpan di kediamannya di bilangan Pondok Labu, Jakarta Selatan, tepat dua hari setelah hari raya Idulfitri.

Hasil tes urine juga menyatakan aktor kawakan Dwi Sasono positif mengonsumsi narkoba. Berikut fakta-fakta kasus narkoba yang menjerat aktor Dwi Sasono.

1. Menggunakan ganja untuk isi waktu luang selama pandemik COVID-19

Dwi Sasono mengonsumsi narkoba jenis ganja selama satu bulan terakhir. Menurut penjelasan Yusri, ia menggunakan ganja untuk mengisi waktu kosong dan mengalami susah tidur selama pandemik COVID-19 ini.

Melansir dari https://hansens-hikes.com/ “Ia memang susah tidur dengan kegiatan selama COVID-19 ini ia melakukan dalam rumah saja. Jadi ia memanfaatkan waktu untuk melakukan hal yang salah,” ujarnya.

2. Pengedar ganja pada Dwi Sasono masih dalam pengejaran

Ketika ia mendapatkan ganja dari seorang pengedar yang berinisial C. Kini pihak kepolisian juga sudah melakukan pengejaran terhadap pengedar tersebut. Karena, saat hendak terciduk saat melakukan transaksi dengan Dwi Sasono, pengedar ini berhasil melarikan .

“Setelah mengirim barang kepada tersangka yang kita tahan yakni DS, saat itulah kita lakukan penangkapan. Tetapi salah satu tersangka yang termasuk pengedar inisial C, melarikan, dan melakukan pengejaran,” ujarnya.

3. Istri tidak mengetahui ada ganja dalam rumah

Saat melakukan penggeledahan pihak kepolisian menemukan barang bukti ganja seberat 15,6 gram yang tersembunyi Dwi atas lemari dan menyimpannya dalam kertas berwarna cokelat.

Sang istri ternyata tidak mengetahui keberadaan narkoba tersebut dan sampai saat ini hanya Dwi saja yang terbukti mengonsumsi ganja.

“Sampai saat ini ia sendiri. Istri juga mengaku tidak mengetahui. Ia (Dwi Sasono) dan istrinya tidak tahu kalau ada barang bukti tersebut,” katanya.

4. Terancam hukuman lima tahun penjara

Atas perbuatannya, Dwi Sasono terjerat pasal 114 ayat 1 subsider pasal 111 Undang-Undang narkotika dengan ancaman hukuman pidana paling singkat 5 tahun penjara.

Namun, pihak kuasa hukum Dwi sudah mengajukan assesment rehabilitasi pada kliennya tersebut dan masih menunggu hasil dari Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Administrasi Jakarta Selatan.

“Surat assesment sudah kita terima, itu hak tersangka. Tapi kita akan menunggu hasil dari BNNK Jaksel. Kalau memang hasil pengajuan kuasa hukum menyetujui, kita akan lakukan terhadap yang bersangkutan. Kita tunggu besok, mudah-mudahan 1-2 hari ini ada hasilnya. Tapi sementara kita lakukan penahanan terhadap yang bersangkutan,” ujar Yusri.

5. Akui kecanduan dan ingin kembali berkumpul bersama keluarga

Dalam kesempatan yang sama, Dwi Sasono juga buka suara soal kasus yang menjeratnya ini. Ia mengatakan bahwa ia memang kecanduan mengonsumsi ganja.

“Saya bukan orang jahat, saya bukan pengedar, penipu, kriminal. Saya korban,” kata Dwi Sasono kepada awak media.

Dengan mengenakan pakaian tahanan berwarna oranye, ia mengaku ingin sembuh dan bisa kembali berkumpul dengan keluarganya.

“Dan untuk teman-teman kalau pakai atau simpan, mendingan setop dari sekarang. Jangan tertangkap dan mulai hidup sehat,” ujarnya.