Kategori
Society

Kebiasaan unik masyarakat betawi yang masih terjaga

Keunikan masyarakat betawi

Kebiasaan unik masyarakat betawi yang masih terjaga – Indonesia sudah sejak lama dikenal sebagai negara multikultural yang memiliki ratusan suku bangsa dengan beragam budaya dan adat kebiasaan yang berbeda-beda. Salah satu suku bangsa di Indonesia yang memiliki budaya dan adat kebiasaan unik yang khas adalah Suku Betawi. Suku Betawi banyak bermukim di Provinsi DKI Jakarta yang merupakan keturunan penduduk yang telah tinggal di Batavia sejak abad ke-17.

Kebiasaan orang Betawi adalah bagian dari budaya bangsa Indonesia yang banyak dijumpai di daerah pulau Jawa, khususnya di daerah Jakarta. Baik kebiasaan orang betawi yang masih asli maupun kebiasaan orang Betawi campuran.

Kebiasaan orang Betawi setiap hari atau sehari – hari dapat kita lihat dengan mudah jika kita tinggal dengan mereka.

Berikut ini kebiasaan unik masyarakat Betawi yang masih terjaga

Gaya Bicara Ceplas Ceplos

Kebiasaan yang pertama adalah mengenai gaya bicara. Dimana banyak yang mengakui bahwa kebiasaan orang Betawi sehari-hari adalah berbicara dengan gaya yang ceplas ceplos. Sudah menjadi kebiasaan bagi orang Betawi bila berbicara apa adanya dan langsug kepada permasalahan yang menjadi objek pembicaraan, tidak banyak basa basi seperti kebiasaan orang dari daerah lain. Ada yang menilai kebiasaan ini terkadang terkesan agak kasar namun beginilah kebiasaan masyarakat Betawi sejak dahulu.

Kehidupan Sosial Yang Religius

Salah satu suku yang paling besar pengaruh agama terhadap kehidupan sosial masyarakatnya dinegara Indonesia adalah suku Betawi. Ada banyak hal dalam kehidupan sosial masyarakat Betawi merupakan adopsi dari nilai-nilai agama Islam yang menjadi agama mayoritas dari suku Betawi.

Tidak Suka Merantau

Suku Betawi merupakan kelompok masyarakat yang dikenal tidak suka merantau. Ada beberapa hal yang mempengaruhi kebiasaan ini, diantaranya faktor kemapanan ekonomi dan rasa kekeluargaan yang erat. Masyakarakat Suku Betawi lebih menyukai bekerja di wilayahnya sendiri yang tak jauh dari keluarga, terlebih lagi Jakarta adalah ibukota negara dimana pusat ekonomi dan pemerintahan Indonesia berada.

Memiliki Toleransi yang Tinggi

Masyarakat Suku Betawi terdiri dari multi etnis dengan adat kebiasaan yang beragam. Suku Betawi dapat hidup berdampingan dengan damai tanpa konflik diantara semua keberagaman tersebut sejak lama. Bagi masyarakat Suku Betawi, toleransi terhadap perbedaan harus ditingkatkan untuk mencipkatakan kehidupan sosial yan rukun dan damai.

Nganter

Arti Nganter dalam Bahasa Indonesia disebut mengantarkan, dapat mengantarkan makanan atau sesuatu. Dalam masyarakat Betawi terdapat salah satu tradisi nganter yang biasa terjadi pada bulan puasa. Seseorang yang membuat suatu masakan tertentu akan nganter masakan itu kepada tetangganya atau kerabat terdekat.

Sekolahkan Anak pada Dua Tempat

Yaitu pada pagi hari anak mereka belajar di sekolah umum (SD) dan pada sore harinya sekolah agama (Madrasah Ibtidaiyah).

Banyak orang yang mengira bahwa masyarakat betawi adalah masyarakat yang kurang peduli dengan pendidikan. Anggapan seperti ini adalah anggapan yang salah. Padahal sebenarnya masyarakat Betawi adalah masyarakat yang sangat peduli dengan pendidikan terutama pendidikan agama. Sebab itu sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat Betawi menyekolahkan anaknya di dua sekolah sekaligus yaitu di sekolah biasa dan di madrasah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *