Kategori
Society

Kebiasaan Ramah Lingkungan ala Masyarakat Finlandia

Kebiasaan Ramah Lingkungan ala Masyarakat Finlandia, Yuk Terapkan!

Kebiasaan Ramah Lingkungan ala Masyarakat Finlandia – Finlandia merupakan salah satu negara nordik atau Eropa Utara dengan iklimnya yang dingin karena sebagian wilayahnya terletak lingkar kutub (arctic circle).

Kendati demikian, bukan berarti seluruh daratannya tertutup salju sepanjang tahun. Bahkan rasio hutan dengan total wilayah Finlandia merupakan yang terbesar di antara negara-negara Eropa lainnya.

Satu negara di Skandinavia yang ramah lingkungan. Dilansir dari tchostel.org, negara ini bahkan masuk ke dalam urutan ke-10 Environmental Performance Index 2018. Pencapaian ini tentu gak terlepas dari kebiasaan warganya yang peduli lingkungan.

1. Memisahkan sampah dan daur ulang barang bekas

Orang Finlandia terkenal suka Daftar 918Kiss mendaur ulang barang. Sebelum membuang sampah, orang Finlandia akan memisahkan sampah berdasarkan jenisnya, seperti sampah biasa, organik, botol, kaleng, kertas, metal, dan lain-lain.

Di Finlandia, sampah botol dan kaleng umumnya bisa kamu jual kembali ke mesin otomatis di toko seharga 15-40 sen. Sampah botol dan kaleng ini akan didaur ulang.

2. Memilih naik tangga daripada lift

Ketika gak sedikit orang Indonesia berebut menggunakan lift, di Finlandia justru kebalikannya. Ketimbang lift, orang Finlandia yang sehat umumnya lebih memilih menggunakan tangga atau eskalator.

Di Finlandia, lift biasanya hanya dipakai oleh orang-orang yang masuk kategori prioritas, seperti ibu dan balita, lansia, serta kaum difabel. Kebiasaan ini tentu berdampak baik untuk lingkungan karena bisa mengurangi konsumsi listrik.

3. Gak asal membuang barang yang masih bisa dipakai

Kebanyakan masyarakat Finlandia suka hidup minimalis. Selama masih layak dipakai, mereka gak akan semudah itu membuang suatu barang.

Ketika membeli suatu barang, orang Finlandia umumnya akan memilih yang awet, fungsional, dan memberikan manfaat berkelanjutan.

4. Bawa tas belanja sendiri

Sama seperti kebanyakan warga di Eropa Barat, masyarakat Finlandia juga umumnya membawa kantong atau tas belanjaan sendiri saat berbelanja. Kalau lupa membawa tas sendiri, kamu biasanya harus membeli kantong plastik di supermarket.

Kebiasaan ini tentu berdampak baik bagi lingkungan karena bisa mengurangi pencemaran akibat sampah plastik. Seperti yang kita tahu, plastik membutuhkan ratusan bahkan ribuan tahun untuk bisa terdegradasi.

5. Memilih konsumsi makanan dan produk lokal

Berdasarkan sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2018, orang Finlandia gemar mengonsumsi makanan dan produk domestik. Makanan domestik misalnya sayuran yang diproduksi dalam skala lokal.

Mereka juga tertarik untuk mengetahui asal bahan dari barang yang mereka beli. Memilih makanan dan produk domestik tentu berkontribusi mengurangi emisi karbon logistik dan perubahan iklim.

Nah, itulah tadi beberapa kebiasaan ramah lingkungan ala masyarakat Finlandia yang bisa kamu terapkan di kehidupan sehari-harimu. Jadi, apa kamu sudah siap berkontribusi melawan perubahan iklim?