Kategori
Society

6 Hal Ini Dilarang dan Dibatasi saat PSBB Total di Jakarta

Pak Anies Janjikan Bansos saat PSBB Total

Pak Anies Janjikan Bansos saat PSBB Total – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan akan memberi bantuan sosial kepada warga terdampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Anies mengatakan, Pemprov DKI Jakarta akan bekerja sama dengan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk memberikan bansos berupa sembako.

“Nanti detail dan lain-lain kami sampaikan menyusul,” kata Anies dalam konferensi per virtual pada Rabu (9/9/2020).

1. Anies berharap vaksin virus corona bisa segera ditemukan

Anies berharap vaksin virus corona bisa segera ditemukan dan dapat dibagikan secara efektif dan merata. Namun, ia menyadari hal itu tidak akan datang dalam waktu yang cepat.

Melansir dari http://rebekahdeecams.com/ “Seluruh pakar kesehatan di dalam dan luar negeri bekerja keras untuk menemukan vaksin. Bahkan, Bapak presiden telah membentuk tim percepatan pengembangan vaksin COVID-19 dan kita mendukung sepenuhnya,” jelasnya.

2. PSBB total di Jakarta mulai 14 September

Anies Baswedan memutuskan kembali menarik rem darurat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di Jakarta. DKI Jakarta akan kembali melaksanakan PSBB total seperti sebelum masa transisi mulai 14 September 2020.

“Mulai Senin, tanggal 14 September, kita terpaksa kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar seperti pada masa awal pandemi dulu,” kata Anies.

3. Hanya 11 sektor yang boleh beroperasi

Selama PSBB total, Pemprov DKI Jakarta hanya mengizinkan 11 sektor kegiatan beroperasi. Sektor yang boleh beroperasi antara lain kesehatan, bahan pangan, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis. Kemudian ada juga sektor pelayanan dasar, utilitas publik, dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu, serta kebutuhan sehari-hari.

4. PSBB total Jakarta dimulai 14 September

Anies Baswedan memutuskan kembali menarik rem darurat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di Jakarta. DKI Jakarta akan kembali melaksanakan PSBB total seperti sebelum masa transisi mulai 14 September 2020.

“Mulai Senin, tanggal 14 September, kita terpaksa kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar seperti pada masa awal pandemi dulu,” kata Anies dalam konferensi pers virtual, Rabu (9/9/2020).

5. Hanya ada 11 sektor kegiatan yang boleh beroperasi

Selama PSBB total, Pemprov DKI Jakarta hanya mengizinkan 11 sektor kegiatan beroperasi. Sektor yang boleh beroperasi antara lain kesehatan, bahan pangan, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis. Kemudian ada juga sektor pelayanan dasar, utilitas publik, dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu, serta kebutuhan sehari-hari.

Kategori
Society

5 Kebiasaan yang Bikin Cinta Doi pada Kamu Cepat Pudar

5 Kebiasaan yang Bikin Cinta Doi pada Kamu Cepat Pudar

5 Kebiasaan yang Bikin Cinta Doi pada Kamu Cepat Pudar – Momen PDKT memang sudah lewat dan kini kalian sudah berpacaran. Tapi, bukan berarti bisa bersikap seenaknya. Kamu perlu perhatikan beberapa kebiasaan buruk, mengubah kebiasaan ini sehingga value kamu gak berkurang, tapi meningkat.

Melansir dari http://dewitogel.live/ jika tidak, porsi cintanya kepadamu bisa berkurang bahkan kalian bisa auto bubar. Mau ini terjadi? Kalau memang kamu masih mau hubungan berlanjut, yuk ubah lima kebiasaan berikut ini.

1. Selalu mementingkan penampilan

Penampilan memang penting, tapi ini bukan segalanya. Terlalu sibuk urusi penampilan bisa bikin dia ilfeel dan memilih untuk mundur karena merasa kalau kamu gak lagi memperhatikan dia. Sebab, yang terpenting bagimu adalah penampilan dan penampilan.

Boleh bersolek, tapi secukupnya saja agar kamu punya waktu untuk dia yang ada di sisimu saat ini. Begitu pula dengan orang lain, seperti keluarga, teman, atau rekan kerjamu.

2. Ogah menyelesaikan pekerjaan rumah

Cantik tapi gak tahu ngapain-ngapain untuk apa coba? Oke, kamu bisa sewa pembantu rumah tangga untuk urusi rumah kalau kalian menikah nanti. Tapi, pasangan juga mau kamu punya skill untuk mengurusi rumah. Mulai dari bersih-bersih hingga memasak, jadi kamu gak terlalu berharap sama orang lain.

Belajarlah sedikit demi sedikit agar kamu semakin terbiasa mengerjakan pekerjaan rumah. Buat ia semakin bangga karena berhasil memiliki sosok pasangan sepertimu.

3. Doyan bergosip tentang orang lain

Cerita dan bergosip adalah dua hal yang berbeda. Dan cowok paling gak suka kalau pasangannya bergosip orang lain karena gak penting juga. Daripada bergosip, buang-buang waktu, lebih baik belajar masak sana. Jauh lebih bermanfaat dan bikin value kamu di mata doi semakin meningkat.

Coba pikirkan kalau kamu digosipi orang lain, sakit gak? Inilah yang doi coba hindari karena gak mau kalau kamu sampai tersakiti karena kata-kata yang gak benar.

4. Suka tebar pesona sama cowok lain

Meski sudah punya pacar, tapi ada beberapa orang yang masih suka tebar pesona sama cowok lain. Siapa coba yang gak cemburu. Sikapmu ini bikin doi semakin yakin kalau kamu cuma main-main pacaran sama ia. Hal inilah yang bikin kadar cintanya berkurang dan akhirnya memutuskan kamu.

Ingat, kamu sudah ada yang punya. Kalau nanti sudah putus, baru boleh tebar pesona sepuasnya biar kamu gak kelamaan jadi jomlo.

5. Tidak memanusiakan manusia

Paras, bakat, dan harta yang kalian miliki tidak berguna kalau kamu sendiri gak bisa bersikap baik sama orang lain. Kamu sering marah-marah gak jelas, bukannya memaklumi orang lain. Siapa coba yang bisa tahan? Mungkin bentar pacar pun ikut kena imbasnya.

Mulai dari sekarang, tingkatkan jiwa kemanusiaan agar doi nyaman berada  dekatmu. Selesaikan secara sabar dan coba jangan berkata kasar semarah apa pun kamu. Sikap ini menunjukkan kalau kamu berhasil jadi lebih dewasa.

Kategori
Society

5 Trik Hapus Rasa Ingin Balikan pada Mantan yang Telah Menyakitimu

5 Trik Hapus Rasa Ingin Balikan pada Mantan yang Telah Menyakitimu

5 Trik Hapus Rasa Ingin Balikan pada Mantan yang Telah Menyakitimu – Terus-menerus berasa dalam hubungan yang tidak bahagia, tentu saja adalah hal yang menyakitkan. Cara untuk keluar dari situasi tersebut, tak lain dengan memutuskan hubungan dan pergi dari hidupnya.

Namun, selepas memilih putus, hidupmu pun akan jauh lebih sepi daripada biasanya.Wajar bila nantinya kamu merasa kangen, lalu timbul perasaan ingin balikan, meskipun kamu sudah disakiti olehnya.

Merangkum dari  http://shopenglandonline.com/ Agar kamu bisa mengendalikan perasaan kangenmu dan ingin balikan dengannya, maka cobalah trik menghapus keinginan tersebut dengan melakukan lima hal di bawah ini.

1. Pikirkan ulang, apa manfaat balikan dengan mantan yang sudah menyakitimu

Kepikiran untuk balikan dengan mantan saat kamu tengah merasa kangen pada mantan adalah hal yang wajar terjadi karena kamu sedang berada pada masa transisi. Dari yang tadinya bersama terus, kemudian sekarang jadi tidak pernah bersama.

Namun ingat kembali, apa manfaat yang akan kamu dapatkan bila balikan dengan ia. Balikan tidak akan membuat kamu lupa akan rasa sakit. Malahan, kualitas hubunganmu akan menurun dan tidak seperti dulu lagi.

2. Hapus semua kontak dan media sosial yang berkaitan dengannya

Teringat terus tentang ia, tentu akan membuat kamu semakin sakit hati dan membenci perilakunya terhadapmu, Oleh karena karena itu, selepas putus darinya hapuslah seluruh kontak ia beserta medsosnya. Bahkan kamu juga bisa memblokir semuanya.

Hal ini ddapat kamu lakukan untuk membuat kamu tegas akan keputusan yang sudah kamu ambil. Bila tidak tegas, maka kamu akan termakan sendiri oleh keinginanmu dan akhirnya tetap sakit hati.

3. Hindari rasa kangen dengan menyibukkan dirimu

Jika kamu memang ingin melupakan semuanya tentangnya dan menghapus keinginan untuk balikan lagi, maka jangan biarkan waktumu kosong dan terbuang percuma. Karena, jika membiarkan kosong, maka kamu akan selalu ingat tentang ia.

Sibukkanlah kamu dengan berbagai macam aktivitas. Bahkan, kamu bisa menekuni hobimu dan hal-hal lainnya yang kamu sukai.

4. Agendakan untuk sering kumpul dengan teman-teman

Kamu juga bisa berkumpul dan berbincang dengan teman-temanmu biar hatimu tidak kesepian terus menerus. Berbincang dengan teman mampu membuatmu tertawa dan melupakan semua tentangnya, termasuk keinginanmu untuk balikan lagi.

Kamu bisa menjadwalkan nongkrong dan bertemu temanmu lebih sering dari biasanya, seperti 3-4 kali dalam seminggu.

5. Jika kangen, ingat kembali perlakuan dia yang bikin kamu sakit hati

Selepas putus, kamu memang tidak akan bisa lupa semua tentangnya. Bayangan jika ia akan selalu ada dan keinginan balikan juga semakin besar.

Bila rasa kangen sudah mulai datang menghampiri, maka jangan ingat tentang kenangan indahnya saja. Kamu harus mengingat tentang perlakuan buruknya terhadapmu. Dengan begitu, kamu akan semakin membencinya dan mengurungkan niatmu untuk balikan.

Kategori
Society

5 Tips Menemukan Teman yang Tepat buat Curhat

5 Tips Menemukan Teman yang Tepat buat Curhat

5 Tips Menemukan Teman yang Tepat buat Curhat – Dalam hidup ini, ada kalanya kamu pernah merasa burn out karena satu persoalan. Apabila belum bisa kamu atasi sendiri, kamu selalu punya pilihan buat mencurahkan kepada orang yang kamu percaya, kok!

Merangkum dari http://vancehester.com/ barangkali hal ini bukan sesuatu yang mudah karena menyangkut harga diri. Namun terkadang kamu butuh bantuan orang lain untuk membantu menguraikan benang kusut yang ada di kepala. Untuk itu, berikut kami bagikan beberapa tips dalam menemukan teman yang tepat buat kamu mencurahkan isi hati.

1. Sahabat yang telah mengenalmu lama

Orang yang telah mengenal karakter kamu bakal lebih mudah memahami apa yang kamu alami. Untuk menemukan teman curhat, sahabat yang telah lama mengenalmu adalah urutan pertama yang bisa kamu pertimbangkan. Ibarat hubungan yang saling melengkapi, kalian memiliki chemistry sehingga lebih mudah bersimpati dan berempati satu sama lain.

Curhat dengan sahabat yang sudah kamu percaya membuatmu lebih terbuka karena kamu bisa mengatakan permasalahan dengan jujur. Bahkan, sahabat mungkin bisa menguraikan alternatif ketika kamu sedang bingung menghadapi pilihan sulit.

2. Mentor atau senior yang lebih berpengalaman

Orang yang lebih berpengalaman lebih mungkin memiliki saran yang tepat untukmu. Kamu bisa bertanya pada mereka ketika mengalami kesulitan pada bidang yang sama dengan yang mereka geluti. Dengan kamu membuka diskusi, kamu jadi tahu bahwa kamu tidak sendiri.

Orang lain pun juga pernah mengalami hal yang serupa. Mereka barangkali bisa membimbing perihal apa saja yang bisa kamu lakukan. Keputusan terakhir memang selalu ada pada tanganmu, namun gak ada salahnya kalau kamu mengambil pelajaran dari orang yang sudah expert pada bidangnya?

3. Memilih mendengarkan, cari teman yang gak mudah menghakimi kamu

Mendengarkan adalah salah satu kunci ketika kamu tengah mencurahkan perasaanmu pada seseorang. Orang yang tahu bagaimana mendengarkan akan membuatmu merasa nyaman buat terbuka dengannya.

Kalau dia menerima kamu, kamu akan merasa percaya bahwa kamu tengah konsultasi dengan orang yang tepat. Solusi terkadang sudah ada dalam pikiranmu, kamu cukup temukan orang yang bisa memantik atau menggali apa yang sebenarnya kamu butuhkan.

4. Orang yang objektif dalam memandang sesuatu

Untuk mendapatkan solusi dari permasalahan yang kamu hadapi, hindari menggunakan media sosial karena itu hanya akan menambah masalah. Cari orang yang benar-benar objektif, rasional, tidak memihak, dan tidak memiliki kepentingan tertentu.

Jika menemukan orang seperti ini terlalu sulit, mengambil bantuan profesional bisa jadi pilihan. Sudah banyak media konsultasi baik secara offline maupun online, pilih yang punya kredibilitas atau rekomendasi dari orang yang sudah kamu percaya.

5. Orang yang bersedia memosisikan dirinya sebagai teman yang sepadan denganmu

Orang yang berusia lebih dari kamu memang memiliki banyak pengalaman berharga, namun itu gak menjamin mereka bisa memberi solusi yang tepat untuk jenis persoalan yang kamu hadapi. Cari orang yang bisa memosisikan dirinya saat kamu curhat, ini akan membantumu mengenali dirimu lebih dalam.

Kategori
Society

Jalani Sidang Perdana Ini Deretan Fakta Kasus Narkoba Dwi Sasono

Jalani Sidang Perdana Ini Deretan Fakta Kasus Narkoba Dwi Sasono

Jalani Sidang Perdana Ini Deretan Fakta Kasus Narkoba Dwi Sasono – Artis Dwi Sasono akan menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sidang dakwaan ini akan berlangsung secara telekonferensi, Dwi Sasono akan mengikutinya di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Cibubur, Jakarta Timur.

Dwi Sasono ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. Suami dari penyanyi Widi Mulia itu terbukti mengonsumsi dan memiliki narkotika jenis ganja yang disimpan di kediamannya di bilangan Pondok Labu, Jakarta Selatan, tepat dua hari setelah hari raya Idulfitri.

Hasil tes urine juga menyatakan aktor kawakan Dwi Sasono positif mengonsumsi narkoba. Berikut fakta-fakta kasus narkoba yang menjerat aktor Dwi Sasono.

1. Menggunakan ganja untuk isi waktu luang selama pandemik COVID-19

Dwi Sasono mengonsumsi narkoba jenis ganja selama satu bulan terakhir. Menurut penjelasan Yusri, ia menggunakan ganja untuk mengisi waktu kosong dan mengalami susah tidur selama pandemik COVID-19 ini.

Melansir dari https://hansens-hikes.com/ “Ia memang susah tidur dengan kegiatan selama COVID-19 ini ia melakukan dalam rumah saja. Jadi ia memanfaatkan waktu untuk melakukan hal yang salah,” ujarnya.

2. Pengedar ganja pada Dwi Sasono masih dalam pengejaran

Ketika ia mendapatkan ganja dari seorang pengedar yang berinisial C. Kini pihak kepolisian juga sudah melakukan pengejaran terhadap pengedar tersebut. Karena, saat hendak terciduk saat melakukan transaksi dengan Dwi Sasono, pengedar ini berhasil melarikan .

“Setelah mengirim barang kepada tersangka yang kita tahan yakni DS, saat itulah kita lakukan penangkapan. Tetapi salah satu tersangka yang termasuk pengedar inisial C, melarikan, dan melakukan pengejaran,” ujarnya.

3. Istri tidak mengetahui ada ganja dalam rumah

Saat melakukan penggeledahan pihak kepolisian menemukan barang bukti ganja seberat 15,6 gram yang tersembunyi Dwi atas lemari dan menyimpannya dalam kertas berwarna cokelat.

Sang istri ternyata tidak mengetahui keberadaan narkoba tersebut dan sampai saat ini hanya Dwi saja yang terbukti mengonsumsi ganja.

“Sampai saat ini ia sendiri. Istri juga mengaku tidak mengetahui. Ia (Dwi Sasono) dan istrinya tidak tahu kalau ada barang bukti tersebut,” katanya.

4. Terancam hukuman lima tahun penjara

Atas perbuatannya, Dwi Sasono terjerat pasal 114 ayat 1 subsider pasal 111 Undang-Undang narkotika dengan ancaman hukuman pidana paling singkat 5 tahun penjara.

Namun, pihak kuasa hukum Dwi sudah mengajukan assesment rehabilitasi pada kliennya tersebut dan masih menunggu hasil dari Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Administrasi Jakarta Selatan.

“Surat assesment sudah kita terima, itu hak tersangka. Tapi kita akan menunggu hasil dari BNNK Jaksel. Kalau memang hasil pengajuan kuasa hukum menyetujui, kita akan lakukan terhadap yang bersangkutan. Kita tunggu besok, mudah-mudahan 1-2 hari ini ada hasilnya. Tapi sementara kita lakukan penahanan terhadap yang bersangkutan,” ujar Yusri.

5. Akui kecanduan dan ingin kembali berkumpul bersama keluarga

Dalam kesempatan yang sama, Dwi Sasono juga buka suara soal kasus yang menjeratnya ini. Ia mengatakan bahwa ia memang kecanduan mengonsumsi ganja.

“Saya bukan orang jahat, saya bukan pengedar, penipu, kriminal. Saya korban,” kata Dwi Sasono kepada awak media.

Dengan mengenakan pakaian tahanan berwarna oranye, ia mengaku ingin sembuh dan bisa kembali berkumpul dengan keluarganya.

“Dan untuk teman-teman kalau pakai atau simpan, mendingan setop dari sekarang. Jangan tertangkap dan mulai hidup sehat,” ujarnya.

Kategori
Society

Kapolri Idham Azis Rotasi 8 Kapolda

Kapolri Idham Azis Rotasi 8 Kapolda

Kapolri Idham Azis Rotasi 8 Kapolda, – Kapolri Jenderal Idham Azis melantik sejumlah Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) berdasarkan rotasi yang dilakukan melalui surat telegram yang diterbitkan pada 3 Agustus 2020 lalu. Pelantikan itu dilakukan di ruang Rupatama Mabes Polri, Jakarta pada Senin.

Dalam upacara ini ada sejumlah pejabat polisi yang dilantik, termasuk di antaranya adalah rotasi 8 Kapolda.

“Pada pagi hari ini Senin, 31 Agustus 2020 bertempat di Rupatama Mabes Polri diadakan kegiatan sertijab beberapa Kapolda yang kemudian dilanjutkan dengan Upacara Kop Rapot Kenaikan Pangkat Ke dan Dalam Pati Polri,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta, Senin.

1. Ada 8 Kapolda yang dirotasi oleh Kapolri

Awi menjelaskan bahwa upacara serah terima jabatan (sertijab) sekaligus pelantikan sejumlah pejabat tinggi (Pati) Polri ini sesuai dengan Surat Telegram Bapak Kapolri Nomor ST/4427/VIII/KEP./2020 tanggal 3 Agustus 2020

“Ada beberapa Pati Polri yang mutasi atau mendapatkan jabatan baru. Terdapat 8 Kapolda yang dirotasi, 1 Asops Kapolri, dan 1 Kadiv TIK Polri,” ujarnya.

2. Ada 22 Pati yang naik pangkat

Kemudian terkait dengan kenaikan pangkat golongan Pati Polri, Awi juga menjabarkannya. Ada 10 Pati yang mendapatkan kenaikan pangkat Irjen dan 12 Pati mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Brigjen.

3. Daftar 8 Kapolda yang dilantik

Berikut adalah 8 Kapolda yang dirotasi:

  • Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim), Kini Irjen Herry Rudolf, sebelumnya menjabat Asops Kapolri, menggantikan Irjen Muktiono yang kini menjabat Kepala Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi Polri.
  • Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara), kini Irjen Bambang Kristiono, sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Sabhara Baharkam Polri, menggantikan Kapolda Kaltara Irjen IndrajidIrjen Indrajid yang kini menempati posisi Analisis Kebijakan Utama Baharkam Polri.
  • Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) kini Irjen Z Panca Putra, menggantikan Irjen Royke Lumowa, kini menjadi Analis Kebijakan Utama Lemdiklat Polri.
  • Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), kini Brigjen Pol Yan Sultra Indrajaya yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Sultra, menggantikan, Irjen Merdisyam yang kini menjadi Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel), yang sebelumnya dipegang oleh Irjen Mas Guntur Laupe.
  • Wakapolda Sultra kini ditempati oleh Brigjen Pol Waris Adono. Irjen Mas Guntur Laupe sekarang menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tk I Sespim Lemdiklat Polri.
  • Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) kini dipegang oleh Brigjen Pol Abdul Rahman Baso, menggantikan Irjen Syafril Nursal yang  akan menjadi Analis Kebijakan Utama Lemdiklat Polri.
  • Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) kini diisi oleh Irjen Lotharia Latif, menggantikan Irjen Hamidin yang dipindah sebagai Analis Kebijakan Utama Itwasum Polri.
  • Kapolda Gorontalo akan dijabat oleh Brigjen Pol Akhmad Widyagus menggantikan Irjen Adnas yang dipindah sebagai Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri.
Kategori
Society

Panti Demokrat Kembali

Panti Demokrat Kembali

Panti Demokrat Kembali, – Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mengatakan, partainya kembali mengirim anggota untuk membahas omnibus law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja di Badan Legislasi DPR.

“Tiga anggota FPD yang ditugaskan di Baleg RUU Ciptaker adalah Bambang Purwanto, Hinca Pandjaitan, dan Benny K Harman,” kata dia Hinca lewat keterangan tertulisnya, Rabu.

“Fraksi Partai Demokrat ingin semua pihak fokus ke penanganan dampak Covid-19. Pemerintah juga para kader termasuk anggota fraksi di dapil masing-masing,” kata Hinca dalam keterangan tertulis, Rabu.

Lalu apa yang menjadi pertimbangan Demokrat kembali membahas RUU Ciptaker?

1. Demokrat perlu ikut membahas klaster ketenagakerjaan

Hinca menjelaskan, ada beberapa alasan yang menjadi pertimbangan Fraksi Demokrat untuk kembali masuk ke pembahasan RUU Ciptaker di Baleg salah satunya adalah dinamika pembahasan RUU Ciptaker yang telah menimbulkan pro kontra di tengah masyarakat, utamanya terkait persoalan ketenagakerjaan.

“Dan banyaknya harapan masyarakat kepada FPD untuk terus menerus memperjuangkan kepentingan rakyat banyak. FPD harus siap tempur lagi di Baleg Panja RUU Ciptaker,” ujar Hinca.

2. Demokrat dukung pengesahan Perppu Nomor 1/2020 sebagai landasan hukum

Sebelumnya, kata Hinca, pada waktu penarikan anggota Fraksi Demokrat dari Panja RUU Coptaker waktu itu karena situasi COVID-19 yang saat itu menjadi perhatian kita semua. Dan Demokrat ingin semua pihak fokus ke penanganan dampak COVID-19 baik oleh pemerintah juga para kader Demokrat.

“Seiring berjalannya waktu fokus penanganan COVID-19 berjalan terus meskipun belum efektif baik terhadap sisi kesehatan. Atau pun dampak ekonomi dan FPD juga termasuk yang menyetujui pengesahan Perppu Nomor 1/2020 sebagai landasan hukum bagi pemerintah untuk bekerja fokus menangani COVID-19,” kata Hinca.

3. Fraksi Demokrat kembali akan membahas RUU Ciptaker

Selain itu, menurut Hinca, dengan telah diterapkannya adaptasi baru di DPR RI. Maka tupoksi DPR sudah berjalan dengan pembatasan tertentu menjalankan tiga fungsinya, termasuk fungsi legislasi.

Untuk itu menjadi kewajiban politik anggota DPR dari Demokrat untuk melaksanakan tupoksinya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan terkait COVID-19.

“Atas itu semua maka FPD DPR RI hadir kembali di pembahasan RUU Ciptaker untuk memperjuangkan kepentingan rakyat karena harapan rakyat adalah perjuangan Demokrat,” kata Hinca.

Kategori
Society

Kebakaran Disebut ICW Terkait Jaksa Pinangki

Kebakaran Disebut ICW Terkait Jaksa Pinangki

Kebakaran Disebut ICW Terkait Jaksa Pinangki, – Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Kurnia Ramadhana, mempertanyakan terbakarnya Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) apakah murni karena kelalaian atau memang direncanakan oleh oknum tertentu.

Sebab, saat ini Kejagung sedang menangani banyak perkara besar, salah satunya dugaan tindak pidana suap yang dilakukan oleh Jaksa Pinangki Sirna Malasari.

Menanggapi hal ini, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiyono mengatakan, segala bentuk kecurigaan harus ada dasarnya.

“Yang ngomong itu tahu gak tentang gedung ini? Gedung itu nyimpen gak berkas perkara? Curiga kalau tidak didukung bukti, maaf bisa fitnah,” kata Hari di Gedung Badan Pendidikan dan Latihan (Badiklat) Kejaksaan, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin.

Berkas perkara adanya di bidang Pidana Umum

Hari menjelaskan, ruangan Gedung Kejagung yang terbakar adalah bidang pembinaan, bidang intelijen, kantor Jaksa Agung, dan kantor Wakil Jaksa Agung. Dia menegaskan, untuk setiap berkas perkara berada di bidang Tindak Pidana Umum.

“Tindak Pidana Umum di mana? Jaraknya cukup jauh,” katanya.

Hari kembali menegaskan, terkait data-data Intelijen dipastikan aman. Hal ini karena, administrasi intelijen memiliki dua kantor yakni di Gedung Utama Kejagung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan Badiklat Kejaksaan Ceger, Cipayung, Jakarta Timur.

“Intelijen itu pasti bekerja, pasti sudah punya (plan a, plan b) kalau ada hambatan begini. Jadi, back up data itu kalau teman-teman (wartawan) lihat record center data arsip clear. Aman semua bersih,” jelasnya.

ICW menduga terbakarnya Gedung Kejagung untuk menghilangkan barang bukti

Sebelumnya, Kurnia Ramadhana mengatakan bahwa bukan tidak mungkin ada pihak-pihak yang merencanakan untuk menghilangkan barang bukti yang tersimpan di gedung Kejagung.

“Jika hal ini benar, maka KPK dapat menyangka oknum tersebut dengan Pasal 21 UU Tipikor tentang obstruction of justice atau upaya menghalang-halangi proses hukum dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” kata Kurnia dalam keterangan tertulisnya, Minggu 23 Agustus 2020.

3. Kejagung harus segera menetapkan pihak yang menyuap Jaksa Pinangki

Kurnia mengatakan, dugaan tindak pidana suap yang melibatkan Jaksa Pinangki Sirna Malasari belum selesai. Kejagung, kata Kurnia, masih memiliki kewajiban untuk membuktikan beberapa hal.

“Pertama, Korps Adhyaksa belum menetapkan pihak yang menyuap Jaksa Pinangki Sirna Malasari. Sebab, mustahil jika sebuah tindak pidana korupsi hanya dilakukan oleh satu orang saja,” ucapnya.

Kedua, Kejaksaan harus menjelaskan, apakah keberangkatan Jaksa Pinangki Sirna Malasari atas inisiatif sendiri atau karena perintah oknum internal Kejagung.

Ketiga, Kejagung mesti menjelaskan apakah ada komunikasi antara Jaksa Pinangki Sirna Malasari dengan oknum di internal Mahkamah Agung, terkait bantuan penanganan perkara Joko Soegiarto Tjandra.

“Jangan sampai kebakaran beberapa waktu lalu justru dijadikan dalih untuk menghentikan langkah membongkar skandal korupsi ini,” kata Kurnia.

4. ICW meragukan komitmen Kejagung menangani perkara Jaksa Pinangki

Lebih lanjut Kurnia menuturkan, sejak awal ICW sudah meragukan komitmen Kejagung dalam menangani perkara Jaksa Pinangki. Terlebih lagi, banyak kejadian yang menciptakan situasi skeptisisme publik.

“Mulai dari dikeluarkannya pedoman pemeriksaan jaksa, pemberian bantuan hukum kepada Jaksa Pinangki, dan terakhir terbakarnya Gedung Kejaksaan Agung,” tuturnya.

Kurnia menambahkan, pihaknya mendesak agar KPK segera mengambil alih penanganan perkara ini. Sebab, berdasarkan Pasal 11 UU KPK, lembaga anti-rasuah diberi kewenangan untuk menangani perkara korupsi yang melibatkan penegak hukum.

Kategori
Society

Polri Lahir pada 21 Agustus tapi Dirayakan 1 Juli

Polri Lahir pada 21 Agustus tapi Dirayakan 1 Juli

Polri Lahir pada 21 Agustus tapi Dirayakan 1 Juli, – Ada anggapan bahwa tanggal 1 Juli 1946 yang dirayakan setiap tahun adalah “hari lahir” Polri. Bukan, sebab Polri sudah lahir “bersamaan” dengan Proklamasi Kemedekaan RI.

Secara resmi Polisi Indonesia, sudah memproklamasikan “keberadaannya” pada tanggal 21 Agustus 1945, di Kota Pahlawan Surabaya.  Tetapi, mengapa sampai sekarang, justru tanggal 1 Juli 1946 yang dikeramatkan oleh jajaran Pegawai Negeri Sipil (PNS) bersenjata itu, seolah-olah sebagai hari lahir?

Bagaimana kisahnya? Sejarah lahirnya Polri hingga perjalanannya dari masa ke masa.

Zaman kerajaan hingga penjajahan Belanda

Mengutip dari laman resmi Polri, sejarah ini berangkat dari zaman Kerajaan Majapahit. Kala itu Patih Gajah Mada membentuk pasukan pengamanan yang disebut dengan Bhayangkara, yang ditugaskan untuk melindungi raja serta kerajaan.

Kemudian di masa kolonial Belanda, pembentukan pasukan keamanan berawal oleh pasukan jaga yang diambil dari orang pribumi guna menjaga aset. Dan kekayaan orang-orang Eropa di Hindia Belanda.

Pada 1867, sejumlah warga Eropa di Semarang menarik 78 orang pribumi sebagai penjaga keamanan mereka. Wewenang operasional kepolisian ada pada residen dengan bantuan asisten residen. Rechts politie dipertanggungjawabkan pada procureur generaal atau jaksa agung.

Cikal bakal Kepolisian RI dimulai pada 1897

Pada masa Hindia Belanda, ada bermacam-macam bentuk kepolisian mulai dari veld politie (polisi lapangan), stands politie (polisi kota), cultur politie (polisi pertanian), bestuurs politie (polisi pamong praja), dan masih banyak lagi.

Namun, perbedaan jabatan antara Belanda dan pribumi juga terjadi. Kala itu, pribumi tak diperkenankan menjabat sebagai hood agent atau bintara inspekteur van politie dan commisaris van politie.

Jepang membagi wilayah kepolisian Indonesia dan diawasi

Saat masa kependudukan Jepang, penjajah membagi wilayah kepolisian Indonesia yakni Kepolisian Jawa dan Madura yang berpusat di Jakarta, Kepolisian Sumatra yang berpusat di Bukit Tinggi, Kepolisian wilayah Indonesia Timur berpusat di Makassar. Dan Kepolisian Kalimantan yang berpusat di Banjarmasin.

Tiap kantor polisi di daerah memang dikepalai oleh pejabat kepolisian berbangsa Indonesia tetapi selalu didampingi oleh pejabat Jepang yang disebut Sidookaan yang dalam praktiknya lebih berkuasa dari kepala polisi.

Setelah Jepang menyerah tanpa syarat pada sekutu, pemerintah militer Jepang membubarkan Pasukan Pembela Tanah Air (PETA) serta Gyu-Gun, namun polisi tetap bertugas bahkan saat Soekarno dan Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agusus 1945. Secara resmi juga, kepolisian yang ada di bawah Jepang jadi kepolisian Indonesia yang merdeka.

Proklamasi pasukan polisi RI hingga penetapan Hari Bhayangkara

Inspektur Kelas I (Letnan Satu) Polisi Mochammad Jassin, komandan kepolisian di Surabaya, pada 21 Agustus 1945, memproklamasikan Pasukan Polisi Republik Indonesia sebagai langkah awal yang dilakukan, selain mengadakan pembersihan. Dan pelucutan senjata pada tentara Jepang yang kalah perang, juga membangkitkan semangat moral dan patriotik seluruh rakyat atau satuan-satuan bersenjata yang sedang dilanda depresi. Dan kekalahan perang yang panjang.

Sebelumnya pada 19 Agustus 1945, dibentuklah Badan Kepolisian Negara (BKN) oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Kemudian pada 29 September 1945 Presiden Soekarno melantik R.S. Soekanto Tjokrodiatmodjo menjadi Kepala Kepolisian Negara (KKN).

Kepolisian pada awalnya berada dalam lingkungan Kementerian Dalam Negeri dengan nama Djawatan Kepolisian Negara yang hanya bertanggung jawab pada masalah administrasi, sedangkan masalah operasional bertanggung jawab kepada Jaksa Agung.

Kemudian sejak 1 Juli 1946 lewat Penetapan Pemerintah tahun 1946 No. 11/S.D, Djawatan Kepolisian Negara resmi bertanggung jawab langsung kepada Perdana Menteri. Tanggal 1 Juli inilah yang setiap tahun diperingati sebagai Hari Bhayangkara hingga saat ini.

Kategori
Society

Tips Membersihkan Toples Kaca agar Tak Kusam

Tips Membersihkan Toples Kaca agar Tak Kusam

Tips Membersihkan Toples Kaca agar Tak Kusam – Ketika menyimpan makanan seperti kue kering, maka biasanya akan menggunakan jenis toples seperti toples kaca.

Meski sangat mudah ditemukan dan terbilang cukup tebal, namun cara merawatnya ternyata juga perlu diperhatikan lho agar nantinya tak mudah kusam.

Oleh sebab itu, kamu harus tahu cara-caranya agar toples kaca milikmu tetap awet dan tampak seperti baru. Untuk kamu yang penasaran bagaimana tips merawat toples kaca agar tetap bersih, berikut caranya.

1. Menjaga kelembapan toples kaca

Kelembapan toples kaca menjadi satu hal yang tak boleh kamu lewatkan begitu saja.

Untuk memaksimalkan agar toples kaca lebih terlihat baru dan bersih, maka kamu dapat menjaga kelembapannya.

Letakan silica gel atau wadah kecil berisi garam agar nantinya kelembapan toples kaca tetap baik.

2. Cuci dengan sabun

Cara klasik yang satu ini sudah tentu pernah kamu lakukan. Mencuci toples kaca dengan menggunakan sabun hingga bersih memang dapat menjadi pilihan yang bisa kamu lakukan.

Pastikan bahwa kamu mencuci toples kaca hingga benar-benar bersih dan aromanya pun berubah menjadi segar.

3. Rendam dengan baking soda

Bila kamu memiliki baking soda di rumah, maka kamu dapat memanfaatkannya untuk membersihkan toples kaca milikmu.

Caranya sangat mudah, yaitu hanya dengan merendam toples kaca ke dalam larutan baking soda. Diamkan beberapa saat dan angkatlah toples, lalu bilas hingga bersih.

4. Memberikan jeruk nipis dan mentimun ke dalamnya

Toples kaca yang kusam biasanya memiliki aroma yang tak sedap, sehingga dapat memengaruhi kualitas kue.

Oleh sebab itu, kamu dapat membersihkannya dengan cara mengisi toples kaca dengan air hangat, lalu isi lah dengan potongan jeruk nipis dan mentimun. Diamkan semalaman dan bilaslah di bawah air mengalir.

5. Sterilkan toples kaca

Jika ingin memastikan bahwa toples telah benar-benar bersih dan steril, maka kamu dapat mensterilkan dengan cara merebus toples.

Selain itu, kamu juga dapat memasukan toples pada oven setelah dicuci. Cara ini dapat dilakukan sendiri di rumah untuk proses sterilisasi toples kaca.