Kategori
Society

Mengenal Perkembangan Peradaban Society 1.0 Hingga Society 5.0

Mengenal Perkembangan Peradaban Society 1.0 Hingga Society 5.0

Mengenal Perkembangan Peradaban Society 1.0 Hingga Society 5.0 – Pada pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia Januari 2019 lalu perdana menteri Jepang Shinzo Abe memperkenalkan pada dunia visi baru negara matahari terbit yaitu Society 5.0.

Peradaban versi ke-5 ini akan mengintegrasikan ruang fisik dan ruang maya sehingga akan sangat mengandalkan kecanggihan teknologi informasi yang perkembangannya semakin pesat.

Tapi pernahkah kalian bertanya mengapa disebut versi ke-5, mana versi pertama hingga ke-4, dan bagaimana kita mencapainya?

1. Society 1.0 (Hunting and Gathering)

Manusia modern atau homo sapien d’perkirakan muncul sekitar 70.000 – 100.000 tahun yang lalu. Mereka mengalami revolusi kognitif yang membuat mereka mampu membangun peradaban dan membentuk sebuah masyarakat.

D’awal kemunculannya manusia berkumpul dan bekerja sama dalam satu grup untuk mempertahankan diri dan mencari makanan. Mereka menghabiskan waktu untuk berburu dan berpindah-pindah ke tempat.

Pada masa ini manusia mulai mampu membuat peralatan sederhana dan menggunakan kekuatan alam yaitu api untuk memasak dan mengusir predator. Hal ini membuat mereka mampu bertahan hidup di alam liar dan memasak makanan berperan besar dalam perkembangan kognitif manusia.

2. Society 3.0 (Industrial)

Melansir dari coloradofarmers.org populasi manusia semakin membengkak dan kebutuhan pangan, sandang dll semakin membengkak sementara kemampuan manusia untuk memproduksinya masih terbatas.

Revolusi industri yang terjadi di Inggris akhir abad ke-18 menjadi jawabannya. Dengan adanya revolusi industri produksi kebutuhan barang dan jasa semakin besar sehingga ekonomi semakin berkembang, kota-kota dengan industri yang maju semakin ramai dengan pendatang menciptakan urbanisasi dalam skala besar.

Manusia yang tadinya bercocok tanam dan beternak hewan sekarang bekerja di pabrik-pabrik dengan sistem upah. Kapitalisme menjadi akar dari kemajuan zaman, kemajuan teknologi dan kemajuan ekonomi sekaligus menjadi faktor besar kesenjangan masyarakat dan kerusakan lingkungan.

3. Society 5.0 (New Society)

Society 5.0 dapat d’katakan sebagai pengembangan untuk membenahi beberapa masalah yang saat ini d’hadapi karena terlalu cepatnya perkembangan teknologi. Pemerintah Jepang menyebut society 5.0 adalah ruang maya dan ruang fisik konvergen atau dalam kata lain terintegrasi.

Semua hal akan semakin mudah dengan penggunaan artificial intelegence (AI) atau kecerdasan buatan yang akan membantu kita memproses data sehingga kita menerima hasil yang sudah jadi. Keterbatasan fisik kita akan terbantu dengan robot yang mudah dikendalikan dengan komputer dan internet.

Singkatnya semua hidup kita akan serba praktis dan otomatis. Visi ini juga dikatakan akan memberikan dampak positif terhadap ekonomi dan masalah-masalah sosial.

Jika visi society 5.0 ini terwujud maka dunia akan terlihat sangat berbeda dan yang kita lihat sekarang. Setiap perkembangan dalam sejarah manusia akan memberi dampak baik positif maupun negatif terhadap manusia sendiri dan terhadap alam sekitarnya. Menarik untuk melihat apa dampak dari Society 5.0 ini.

Kategori
Society

Penemuan Masyarakat Mesir Kuno yang Bermanfaat

Penemuan Masyarakat Mesir Kuno yang Bermanfaat hingga Sekarang

Penemuan Masyarakat Mesir Kuno yang Bermanfaat – Mesir kuno adalah suatu peradaban kuno dibagian timur laut Afrika, Pusat peradaban ini berada di sepanjang hilir Sungai Nil sekitar tahun 3150 SM, tatkala Mesir atas dan bawah bersatu di bawah pimpinan firaun pertama.

Mereka terus berkembang dan hidup sampai sekitar 31 SM saat ditaklukkan oleh kekaisaran Roma. Dari sepanjang sejarah panjang peradaban bangsa ini, orang Mesir kuno tercatat menjadi penemu berbagai hal menakjubkan yang bahkan bisa dilihat karyanya hingga sekarang.

Walaupun peradaban Mesir kuno umumnya dihubungkan dengan mumi dan piramida, bangsa mesir kuno sebenarnya mampu membuat berbagai penemuan lain yang berguna sampai sekarang.

Bangsa Mesopotamia sering disebut sebagai bangsa yang paling maju. Masyarakat Mesopotamia di masa lampau telah menghasilkan banyak penemuan bermanfaat, seperti menemukan roda, mencetuskan ilmu astronomi dan lain sebagainya. Namun, bangsa Mesir Kuno pun tak kalah maju dan telah menghasilkan banyak penemuan!

Apa saja penemuan yang dihasilkan oleh bangsa Mesir Kuno? Dan apakah penemuan itu masih bermanfaat sampai sekarang?

1. Menemukan teknologi dalam membuat kaca

Di tahun 2016, sekelompok peneliti berteori bahwa teknologi pembuatan kaca pertama kali diciptakan oleh bangsa Mesir Kuno. Teori ini merujuk pada tahun 1500 sebelum masehi, di mana pengrajin Mesir menciptakan kaca multi-warna pertama dan bejana yang dibuat dari batu semi-mulia, jelas laman Realm of History.

Sementara, peneliti lain beranggapan bahwa pembuatan kaca yang belum sempurna ditemukan di Mesopotamia sekitar 3500 tahun sebelum masehi. Di sisi lain, menurut Egypt Guide, bangsa Mesir Kuno adalah yang pertama dalam menyempurnakan seni kerajinan kaca setelah peradaban Mesopotamia.

2. Mencetuskan ide tentang kepolisian

Tahukah kamu, pencetus ide tentang kepolisian adalah bangsa Mesir Kuno? Orang Mesir Kuno mengandalkan prajurit lokal dan penjaga untuk menjaga benteng, bangunan keagamaan dan gudang. Mereka juga bertugas untuk menjaga pasar dan kuil, bahkan ditemani oleh monyet dan anjing terlatih untuk menangkap penjahat!

Konsep kepolisian ini dicetuskan sekitar tahun 2050 hingga 1800 sebelum masehi. Polisi di zaman Mesir Kuno bertugas menjaga ketertiban di wilayah masing-masing, ujar laman Realm of History. Konsep ini tak jauh berbeda dengan kepolisian di zaman sekarang yang dibagi berdasarkan sektor dan wilayah.

3. Menemukan antibiotik yang terbuat dari bir!

Di masa lampau, bir tidak digunakan sebagai sarana rekreasi atau have fun dengan teman. Sebagian menggunakan bir untuk menghangatkan badan di musim dingin. Sementara, masyarakat Mesir Kuno menggunakan bir untuk pengobatan atau untuk keperluan medis. Di dalam bir, ternyata memiliki khasiat yang setara dengan antibiotik!

Ramuan bir tersebut dibuat dari gandum yang dicampur dengan tetrasiklin. Bir buatan bangsa Mesir Kuno bisa menyembuhkan dari berbagai penyakit akibat bakteri. Sementara, tetrasiklin sendiri adalah antibiotik yang diproduksi dari genus Streptomyces dan Actinobacteria. Fungsinya adalah untuk mengobati malaria, kolera, sifilis dan jerawat.

Nah, itulah beberapa penemuan bangsa Mesir Kuno yang berguna hingga sekarang. Tak disangka, mereka sudah semaju itu, ya?