Kategori
Society

PSBB Transisi TransJakarta Beroperasi hingga Pukul 22.00 WIB

PSBB Transisi TransJakarta Beroperasi hingga Pukul 22.00 WIB

PSBB Transisi TransJakarta Beroperasi hingga Pukul 22.00 WIB – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan kembali menerapkan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi mulai Senin (12/10/2020). Karena itu, TransJakarta kembali melakukan penyesuaian operasional saat PSBB Transisi dimulai.

“Untuk masa PSBB Transisi operasional Transjakarta mengalami perpanjangan menjadi pukul 05.00-22.00. Sementara untuk layanan Tenaga Kesehatan (Nakes) akan dilayani mulai pukul 22.00-23.00 WIB,” ujar Direktur Utama TransJakarta, Sardjono Jhony Tjitrokusumo melalui keterangan tertulis pada Minggu (11/10/2020) malam.

1. Alasan Pemprov DKI kembali terapkan PSBB Transisi

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta memutuskan kembali menerapkan PSBB Transisi karena hasil pemantauan dan evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi DKI Jakarta melihat adanya perlambatan kenaikan kasus positif dan kasus aktif meski masih terjadi peningkatan penularan.

“Pemprov DKI Jakarta memutuskan mengurangi kebijakan rem darurat secara bertahap dan memasuki PSBB Transisi dengan ketentuan baru selama dua pekan ke depan, mulai tanggal 12 – 25 Oktober 2020,” kata Anies dalam keterangan tertulis, Minggu (11/10/2020).

2. Masyarakat diminta tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan 2014-2016 itu menegaskan bahwa PSBB pengetatan yang terjadi sekitar sebulan terakhir ini adalah kebijakan rem darurat. Sebab, kasus COVID-19 Jakarta sempat melonjak dan tak terkendali. Begitu stabil, kata Anies, rem darurat itu mulai berkurang perlahan.

Melansir https://christian-mommies.com/ “Kami perlu tegaskan bahwa kedisiplinan harus tetap tinggi sehingga mata rantai penularan tetap terkendali dan kita tidak harus melakukan emergency brake kembali,” ujar Anies.

3. Ada sejumlah kebijakan baru pada PSBB Transisi kali ini

Anies mengatakan, pada PSBB Transisi kali ini ada sejumlah kebijakan baru yang belum melakukan penerapan sebelumnya. Contoh kebijakan tersebut adalah mendata pengunjung dan karyawan dalam sektor yang membuka secara manual atau menggunakan teknologi . Yang telah berkolaborasi dengan pemerintah sehingga memudahkan analisa epidemiologi pelacakan kontak erat.

“Adapun informasi yang harus tersedia, yaitu nama, nomor telepon, dan NIK,” tuturnya.

Dengan demikian, Pemprov DKI Jakarta akan melaksanakan kegiatan tracing secara masif selama PSBB Transisi. Pada sisi lain, kegiatan testing maupun upaya isolasi dan treatment daei RS akan terus melakukan peningkatan kapasitasnya.

Kategori
Society

6 Hal Ini Dilarang dan Dibatasi saat PSBB Total di Jakarta

Pak Anies Janjikan Bansos saat PSBB Total

Pak Anies Janjikan Bansos saat PSBB Total – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan akan memberi bantuan sosial kepada warga terdampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Anies mengatakan, Pemprov DKI Jakarta akan bekerja sama dengan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk memberikan bansos berupa sembako.

“Nanti detail dan lain-lain kami sampaikan menyusul,” kata Anies dalam konferensi per virtual pada Rabu (9/9/2020).

1. Anies berharap vaksin virus corona bisa segera ditemukan

Anies berharap vaksin virus corona bisa segera ditemukan dan dapat dibagikan secara efektif dan merata. Namun, ia menyadari hal itu tidak akan datang dalam waktu yang cepat.

Melansir dari http://rebekahdeecams.com/ “Seluruh pakar kesehatan di dalam dan luar negeri bekerja keras untuk menemukan vaksin. Bahkan, Bapak presiden telah membentuk tim percepatan pengembangan vaksin COVID-19 dan kita mendukung sepenuhnya,” jelasnya.

2. PSBB total di Jakarta mulai 14 September

Anies Baswedan memutuskan kembali menarik rem darurat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di Jakarta. DKI Jakarta akan kembali melaksanakan PSBB total seperti sebelum masa transisi mulai 14 September 2020.

“Mulai Senin, tanggal 14 September, kita terpaksa kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar seperti pada masa awal pandemi dulu,” kata Anies.

3. Hanya 11 sektor yang boleh beroperasi

Selama PSBB total, Pemprov DKI Jakarta hanya mengizinkan 11 sektor kegiatan beroperasi. Sektor yang boleh beroperasi antara lain kesehatan, bahan pangan, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis. Kemudian ada juga sektor pelayanan dasar, utilitas publik, dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu, serta kebutuhan sehari-hari.

4. PSBB total Jakarta dimulai 14 September

Anies Baswedan memutuskan kembali menarik rem darurat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di Jakarta. DKI Jakarta akan kembali melaksanakan PSBB total seperti sebelum masa transisi mulai 14 September 2020.

“Mulai Senin, tanggal 14 September, kita terpaksa kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar seperti pada masa awal pandemi dulu,” kata Anies dalam konferensi pers virtual, Rabu (9/9/2020).

5. Hanya ada 11 sektor kegiatan yang boleh beroperasi

Selama PSBB total, Pemprov DKI Jakarta hanya mengizinkan 11 sektor kegiatan beroperasi. Sektor yang boleh beroperasi antara lain kesehatan, bahan pangan, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis. Kemudian ada juga sektor pelayanan dasar, utilitas publik, dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu, serta kebutuhan sehari-hari.